3
Vitamin yang Terdapat dalam Manfaat Jengkol
Kandungan Nutrisi dalam Jengkol
Buah jengkol mengandung karbohidrat dan
protein. Kadar protein pada jengkol justru jauh melebihi tempe yang selama ini
dikenal sebagai sumber protein nabati. Jengkol mengandung 23,3 gram protein per
100 gram, sedangkan protein pada tempe hanya 18,3 gram per 100 gram. Selain
itu, jengkol juga memiliki kandungan fosfor sebanyak 166,7 miligram per 100
gram. Kulit jengkol ternyata juga mengandung banyak zat antioksidan, yaitu
alkaloid, steroid atau triterpenoid, saponin, flavonoid, dan tanin. Kandungan
bermanfaat lainnya yang ada dalam buah jengkol adalah fosfor dan kalsium. Tapi
yang tidak kalah penting, kandungan gizi jengkol juga semakin lengkap dengan
adanya beberapa vitamin berikut:
1. Vitamin A
Vitamin A bermanfaat untuk menjaga
kesehatan mata dan meningkatkan ketajaman indra penglihatan.
2. Vitamin B
Jenis vitamin B yang dimiliki jengkol
adalah vitamin B1 dan B2. Vitamin B1 bermanfaat untuk mendukung kesehatan
saraf, sedangkan vitamin B2 bermanfaat untuk menjaga kesehatan mata dan kulit.
3. Vitamin C
Dalam 100 gram buah jengkol, terdapat
kandungan vitamin C sebanyak 80 miligram. Sama seperti vitamin A, vitamin C
juga berperang sebagai antioksidan yang sangat ampuh menangkal radikal bebas
penyebab kanker.
Manfaat Jengkol bagi Kesehatan
Dengan adanya berbagai macam nutrisi di
atas, mengonsumsi buah jengkol pun bisa memberi kamu manfaat kesehatan berikut:
1. Mencegah Tulang Keropos
Jengkol mengandung dua gizi yang
penting untuk kesehatan tulang, yaitu kalsium dan fosfor. Jadi, mengonsumsi
jengkol dengan porsi yang cukup bisa membantu menguatkan tulang dan mencegah
kamu dari osteoporosis.
2. Mencegah Anemia
Jengkol juga kaya akan zat besi.
Nutrisi ini bermanfaat untuk mencegah dan mengatasi kekurangan produksi sel-sel
darah merah dalam tubuh. Jadi, bila kamu sering mengalami anemia, coba atasi
dengan makan jengkol saja.
3. Mencegah Berbagai Penyakit Kronis
Enggak hanya mampu mencegah kanker, zat
antioksidan yang dimiliki jengkol juga mampu mencegah berbagai penyakit kronis
lainnya, seperti penyakit jantung, diabetes dan gangguan metabolik. Jenis
antioksidan yang ada dalam jengkol, di antaranya polifenol, flavonoid,
terpenoid, dan alkaloid. Zat antioksidan tersebut mampu melindungi tubuh dari
efek samping radikal bebas yang sering menjadi penyebab terjadinya penyakit
kronis.
4. Mencegah Sakit Maag
Menurut percobaan yang pernah dilakukan
pada tikus, ditemukan bahwa tikus yang makan jengkol cenderung terhindar dari
masalah pencernaan, salah satunya adalah sakit maag. Kelompok tikus yang
mengonsumsi jengkol mengalami peningkatan enzim superoxide dismutase (SOD),
yaitu enzim yang berperan dalam mencegah dinding lambung terluka akibat asam
lambung.
5. Mengecilkan Perut
Nah, para wanita mungkin akan tertarik
dengan manfaat jengkol yang satu ini. Nyatanya, jengkol memiliki kandungan
serat yang tinggi yang dapat memperlancar proses pencernaan. Dengan begitu,
mengonsumsi jengkol bisa ikut membantu mengecilkan perut yang buncit.
Itulah manfaat jengkol bagi kesehatan.
Tapi hati-hati, sebaiknya kamu jangan terlalu sering juga makan jengkol ya.
Pasalnya, jengkol mengandung zat yang berbahaya bagi kesehatan, yaitu nitrogen.
Zat ini bisa menyebabkan gangguan fungsi ginjal dan masalah pada saluran kemih.
Makan jengkol secara berlebihan juga bisa menyebabkan kamu mengalami keracunan
jengkol, yaitu hyperaemia ginjal dan perdarahan ginjal. Jadi,
walaupun rasanya enak, tapi konsumsi jengkol secukupnya saja.
Sumber : www.halodoc.com

No comments:
Post a Comment