Buah yang baik untuk anak
Buah sangat baik untuk anak. Kebanyakan anak mulai makan buah di tahun
pertamanya. Tapi setelah menjadi lebih mandiri, banyak anak jadi susah makan
buah. Pastikan Ibu mencontohkan dengan menyertakan banyak buah di makanan
keluarga dan menikmatinya bersama. Berikut ini daftar buah yang perlu
dikonsumsi anak:
- Mangga
Satu gelas irisan mangga mengadung 25 persen asupan
vitamin A yang dianjurkan setiap hari untuk anak. Vitamin A sangat penting
untuk penglihatan. Jadi konsumsi mangga membantu mencegah risiko kebutaan, mata
gatal dan terasa terbakar, serta kering.
Mangga memiliki banyak enzim pencernaan yang
bermanfaat membantu memecah protein serta meningkatkan pencernaan pada anak.
Konsumsi mangga membantu menenangkan perut dan mencegah risiko gangguan asam
dan pencernaan. Selain itu, kandungan serat yang tinggi pada buah ini membantu
menghindari sembelit pada anak.
Mangga juga jadi sumber asam glutamin yang
meningkatkan fungsi otak dan memori. Ditambah lagi, mangga membantu menjaga
kesehatan kulit anak.
2. Apel
Jadi salah
satu buah terbaik untuk kesehatan manusia. Nutrisi pada buah apel membuat anak
tetap kuat dan sehat ketika melakukan aktivitas seperti memanjat, melompat,
bermain olahraga, dan sebagainya.
Buah apel membantu anak tumbuh dengan baik. Pectin
pada apel merupakan serat yang memiliki kandungan mengagumkan. Pectin bisa
larut di air dan juga menstimulasi bakteri baik untuk hidup di usus anak dan
melawan bakteri jahat yang tinggal di sana.
Mineral yang disebut boron pada buah apel akan
membantu tulang dan gigi anak kuat juga sehat. Ketika anak berada di tahun
perkembangan yang paling penting, mineral ini sangat penting baginya. Selain
itu, apel juga kaya vitamin C. Hanya satu buah apel bisa memberi seperempat
kebutuhan vitamin C anak.
Apel membantu melindungi Ibu dan anak dari penyakit
seperti serangan jantung, kanker, gangguan penglihatan, diabetes, dan
lain-lain. Cukup mudah menyertakan apel pada makanan harian anak. Ibu bisa
berikan buah untuk anak setelah makan.
- Pepaya
Dibandingkan buah lain, pepaya rendah kalori dan
bebas kolesterol. Pepaya dikenal sebagai sumber vitamin dan mineral.
Serat tingkat tinggi pada pepaya memastikan buang
air besar lancar dan menghindari konstipasi pada anak. Pepaya yang kaya vitamin
A memastikan penglihatan dan kulit yang sehat. Asam folat dan kandungan vitamin
B kompleks pada buah untuk anak ini sangat tinggi. Vitamin ini berperan penting
untuk metabolisme.
Pepaya juga jadi sumber potasium yang anak butuhkan
selama masa pertumbuhan. Potasium jadi komponen penting pada cairan dan sel
tubuh. Potasium juga mengontrol tekanan darah dan detak jantung.
Jumlah kalsium serta kandungan magnesium yang
tinggi pada pepaya membantu pembentukan tulang dan gigi yang baik pada anak.
Ditambah lagi, kandungan zat besi pada pepaya menjaga kandungan hemoglobin dan
menjaga jumlah darah merah yang sehat.
Meski begitu, ada beberapa hal penting yang perlu
Ibu perhatikan ketika memberikan buah pepaya pada anak:
- Dokter menyarankan Ibu memperkenalkan pepaya setelah bayi berumur 8 bulan. Awalnya, Ibu bisa tawarkan 3 sendok pepaya, lalu perlahan tingkatkan jumlahnya.
o
Kandungan lateks yang ada pada pepaya bisa menyebabkan reaksi alergi dan
iritasi kulit. Perhatikan apakah terjadi efek samping ini pada anak.
o
Konsultasikan ke dokter bila timbul iritasi atau alergi setelah anak
mengonsumsi pepaya.
o
Pepaya yang belum masak bisa berbahaya bila dikonsumsi berlebihan. Ibu
perlu pastikan pepaya mentah dimasak dengan baik.
o
Kelebihan konsumsi pepaya bisa menyebabkan nyeri perut. Selau berikan
pepaya di takaran yang tepat.
- Jeruk
Buah ini dipuji karena kandungan vitamin C-nya.
Satu buah jeruk memiliki kandungan vitamin C yang cukup untuk dua hari. Jeruk
juga kaya serat, betakaroten, dan karotenoid lainnya. Selain itu, pemanis alami
pada jeruk berasal dari glukosa, fruktosa, serta sukrosa.
Kulit jeruk jadi sumber pectin yang baik yang
merupakan serat dan flaovonoid yang bisa larut dan baik untuk mencegah demam.
Karena banyaknya manfaat buah jeruk, Ibu perlu
mendorong anak minum perasan jeruk atau makan jeruk setiap hari. Juga
kombinasikan jeruk dan wortel dalam jus untuk meningkatkan sistem kekebalan.
- Lemon
Mirip dengan semua buah jeruk, lemon juga menjadi
sumber vitamin C yang mengagumkan. Sebanyak 100 ml perasan lemon memiliki 48 mg
vitamin C, ini cukup untuk sehari penuh. Lemon juga buah yang kaya pectin jadi
tidak salah bahwa lemon memang salah satu buah untuk anak terbaik.
Berdasarkan beberapa penelitian, serat pada lemon
bisa membantu menurunkan tingkat kolesterol darah. Satu hal yang perlu diingat
nih Bun, bersihkan mulut anak dengan air setelah makan buah lemon, karena tingkat
asam yang tinggi pada lemon bisa merusak enamel gigi. Jangan sikat gigi segera
setelah makan lemon karena sikat gigi bisa membuat asam masuk ke enamel gigi.
- Anggur
Kombinasi gula membuat buah ini lezat rasanya.
Karbohidrat pada anggur tercerna perlahan agar energi anak bisa bertahan lebih
lama. Selain itu, anggur merupakan sumber serat yang kaya, vitamin C, dan
beberapa potasium. Manfaat buah anggur lainnya didapat dari bagian kulitnya
yang memilik banyak antioksidan yang penting untuk kesehatan manusia.
- Nanas
Nanas mengandung enzim (bromelain), yang bisa
melunakkan daging bila digunakan sebagai marinasi. Selain itu, buah ini jadi
sumber serat, vitamin C, dan mineral yang disebut mangan yang penting untuk
tulang, persendian, dan otak.
- Berry
Termasuk stroberi, blubery, chery, dan blackbery.
Warna lebih gelap pada berry berarti semakin banyak nutrisinya. Buah berry
mengandung antioksidan tingkat tinggi, terutama vitamin C yang bisa membantu
mencegah risiko kanker.
Berry juga bagus sebagai pilihan buah untuk anak
karena manfaatnya bagi otak. Di sebuah penelitian, manfaat buah ini terbukti
mendukung fungsi kognitif pada tikus, dan peneliti juga berspekulasi hasil yang
sama pada manusia. Peneliti juga beranggapan buah ini penting untuk mencegah
efek stres jangka panjang yang tidak diinginkan pada fungsi otak manusia.
Selain itu, beberapa penelitian menunjukkan kalau
ekstrak berry bisa membantu meningkatkan fungsi memori. Biji berry juga sumber
lemak omega 3 yang kaya. Bila Ibu ingin meningkatkan kekuatan otak anak,
siapkan lebih banyak buah berry, atau bantu anak membuat smoothie yang mereka
suka. Ibu bisa tambahkan buah ini pada yoghurt atau sereal.
- Pir
Meski buah ini bervariasi warnanya dari hijau
hingga kuning, nilai nutrisi pada daging buahnya tidak berbeda, tapi beberapa
lebih manis dibanding lainnya karena kandungan gula alami bisa lebih tinggi.
Pir mengandung rendah GI. Ini berarti karbohidrat
pada pir akan dicerna perlahan dan memberi anak sumber energi lebih lama.
Selain itu, pir juga mengandung serat, vitamin C, vitamin E, dan mineral
lainnya. Manfaat buah pir lainnya adalah menurunkan tingkat potasium dibanding
kebanyakan buah lain, dan ini bagus untuk anak yang harus mengonsumsi makanan
rendah potasium karena masalah ginjal tertentu.
- Alpukat
Alpukat mengandung lemak yang baik, yang penting
untuk kesehatan jantung. Alpukat jadi sumber asam lemak dan hampir sama dengan
lemak sehat yang ditemukan pada minyak zaitun. Selain itu, alpukat jadi sumber
vitamin E yang kaya, yang menjaga sel darah merah tetap sehat, membantu
mencegah kerusakan pada membran, yang melindungi tiap sel di tubuh manusia.
Alpukat juga mengandung banyak serat yang membantu
menggerakkan makanan di tubuh secara efisien agar anak tidak mengalami
konstipasi. Buah ini juga sumber vitamin B6, yang dibutuhkan untuk kesehatan
kulit, sistem saraf, dan untuk memproduksi energi pada tubuh anak.
- Pisang
Tahukah Ibu kalau atlet makan banyak pisang karena
buah ini kaya karbohidrat yang bisa membantu kekuatan otot? Tentu anak tidak
makan pisang untuk meningkatkan otot, tapi anak membutuhkan kandungan
karbohidrat pada pisang sebagai sumber energi. Buah untuk anak ini kaya vitamin
B6 yang dibutuhkan untuk kesehatan kulit, sistem saraf, dan memproduksi energi
yang dibutuhkan di tubuh.
Selain itu, pisang juga kaya serat, vitamin C, dan
potasium yang akan membantu jantung anak kuat dan sehat. Berbeda dengan
keyakinan banyak orang, pisang tidak memiliki lemak dan tidak mungkin anak
menjadi gemuk karena pisang, jadi anak bisa menikmati buah ini tanpa khawatir.
Agar anak mau makan pisang, Ibu bisa tambahkan buah ini ke cemilan seperti kue
atau es krim.

No comments:
Post a Comment